curhat_asik

September 11, 2008

kepribadian anda dilihat dari es krim!!

RASA es krim yang kamu pilih ternyata berkaitan erat dengan kepribadian kamu. Ini bukan sekadar rekaan belaka, tapi berdasarkan pengamatan pemilik kedai es krim di California, Amerika Serikat, selama bertahun-tahun.

Joseph Edy, si pemilik kedai, ternyata bukan hanya melayani pembelian saja, tapi juga mengamati karakter dan kebiasaan para pelanggannya. Bahkan, ia mengajak mereka mengobrol. Dari pengamatan ini ia membuat catatan untuk mencocokkan rasa es krim dan karakter si pemesan. Boleh percaya boleh tidak, tapi catatan Edy di bawah ini patut di simak.

1. Rasa vanila, biasanya yang suka rasa ini menyukai warna hidup dan tantangan. Sayangnya, kurang bisa mengontrol diri dan selalu mengikuti kata hati. Memiliki kekuatan dan harapan tinggi untuk mewujudkan setiap impian.

2. Cokelat, penyuka rasa ini termasuk orang yang kreatif, sangat mencintai hidup, menarik, dan penuh antusias. Suka menjadi pusat perhatian dan membenci rutinitas yang monoton.

3. Banana split, selalu berpikir positif kepada setiap orang, easy going, jujur, simpatik, dan sangat peduli pada lingkungan.

4. Stroberi, tergolong pemalu, tertutup, tidak memiliki emosi kuat, tapi teliti dalam setiap tindakan.

5. Es krim dengan taburan choco chip, termasuk ambisius, menyukai persaingan, menarik, dan memiliki kehidupan sosial yang bagus.

6. Es krim dengan taburan kacang, penyuka jenis es krim ini adalah orang yang perfeksionis, selalu berhati-hati dalam tindakan, sangat peduli pada detail, dan penuh etika. Menyukai persaingan positif dan sangat suka berolahraga.

Nah, kalo kamu penyuka es krim yang mana?

kalo aku mah ga pernah beli satu rasa, kalo bisa di mix,biasanya milih yang di mix..

sekaliyan gitu,bayar sama tapi bisa dapet beberapa rasa,hahahaha :p

kalo yang ini berarti tipe gado-gado ataw pecel ataw salad??gyahahahaha..

 

—————— 

sumbernya:kompas.com

glenn dolman

Filed under: babies..

 kalo aku sendiri masih mencari info tentang metode ini, sebelum memberikan ke talitha.

setidaknya,aku harus sangat paham..

sejauh ini talitha masih aku gunain sistem mengenal bentuk,warna,nama,aktifitas serta hitungan.

ya seperti kalo lagi makan:talitha lagi makan ya..makan bubur. ada piring,ada sendok..ini sendok (sambil dipegangkan ke talitha),sendoknya berwarna putih,sendoknya ada satu 

ya begitulah kira-kira.. 

 

kalo metode glenn dolman,saya siy ga mau jadi ‘ibu yang ikut-ikutan trend doang’,jadi saya harus paham betul…

————————- 

Mengajar membaca bayi telah diajarkan Glenn Doman sejak tahun 1955.
Ia mendirikan The Institutes for the Achievement of Human Potential yang sekarang dilanjutkan puterinya yang bernama Janet Doman mengajarkan pada banyak orangtua tentang mengajar membaca anak sejak bayi.
Sampai hari ini banyak orangtua terbantu dalam menstimulasi perkembangan fisik dan mental anak melalui membaca.

Asumsi pikir yang dikembangkan dan memungkinkan anak belajar membaca sejak bayi :
1. Anak dibawah usia lima tahun bisa dengan mudah menyerap informasi dalam jumlah yang yang luar biasa banyaknya. Pada anak yang berusia kurang dari empat tahun akan lebih mudah dan lebih efektif; di bawah tiga tahun bahkan lebih mudah lagi dan jauh lebih efektif; dan di bawah dua tahun merupakan usia yang paling mudah dan paling efektif untuk menyerap informasi
2. Anak di bawah usia lima tahun bisa menagkap informasi dengan kecepatan luar biasa
3. Semakin banyak informasi yang diserap anak di bawah lima tahun, maka makin banyak pula yang diingatnya.
4. Anak di bawah lima tahun mempunyai energi yang sangat besar
5. Anak di bawah lima tahun mempunyai keinginan belajar yang sangat besar
6. Anak di bawah lima tahun dapat belajar membaca dan ingin membaca
7. Anak di bawah usia lima tahun bisa mempelajari suatu bahasa secara utuh dan dapat belajar bahasa apapun yang diperkenalkan padanya

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum dan saat mengajar membaca bayi:
1. Usia mulai belajar membaca
Sebaiknya mulai usia satu tahun atau kurang. Minimal usia 4 bulan. Untuk sampai ke tahap lima sebaiknya bayi berusia 30 bulan.

2. Sikap dan pendekatan orangtua
Diantara orangtua dan anak harus ada pendekatan yang menyenangkan

3. Waktu terbaik untuk mengajar
Saat mengajar yang terbaik adalah saat ibu dan anak dalam suasana hati yang menyenangkan

4. Waktu yang paling baik
Belajar membaca dengan metode bermain ini dilakukan tiga kali dalam sehari. Dan setiap pelajaran hanya berlangsung beberapa detik saja. Aktivitas ini harus dihentikan sebelum anak ingin mengakhirinya

5. Cara mengajar
Kegembiraan dan semangat ibu sangat penting dalam mengajar membaca anak. Materi harus disampaikan secara cepat (satu kartu satu detik). Buatlah kartu yang cukup besar dan tulisan yang jelas sehingga ibu dapat menunjukkan dengan cepat dan anak dapat melihatnya dengan mudah.

6. Konsistensi
Program pembelajaran ini harus disampaikan dengan konsisten. Program yang sering terhenti tidak efektif.

7. Persiapan materi
    a. Karton yang cukup tebal berukuran:
        1. 15 X 60 cm (25 kartu)
        2. 12,5 X 60 cm (25 kartu)
        3. 10 X 60 cm (100 – 150 kartu)
        4. 10 X 30 cm (100 – 150 kartu)

Pada aktivitas yang pertama menggunakan karton dengan ukuran 15 X 60 cm dan tulisan 7,5 – 10 cm, namun yang berikutnya dapat dibuat variasi dengan ukuran karton yang lebih kecil dan tulisan yang lebih kecil pula.

    b. Spidol besar berwarna merah dengan ujung yang tebal dan rata.
    
    c. Buatlah hurufnya setinggi:
        1. 7,5 – 10 cm untuk kartu 15 X 60 cm
        2. 5 – 7,5 cm untuk kartu 12,5 X 60 cm
        3. 3,5 – 6 cm untuk kartu 10 X 60 cm atau 10 X 39 cm

    d. Gunakan huruf kecil kecuali untuk kata-kata tertentu. Gunakan huruf cetak. Dan tulislah setiap kata di tengah kartu

lima tahapan dalam mengajar anak membaca:
1. Tahap pertama: kata-kata tunggal
Langkah pertama mengajar anak membaca dimulai dengan menggunakan hanya lima belas kata saja berukuran karton 15 X 60 cm. Kata-kata tersebut haruslah dalam satu kelompok. Misalnya nama-nama buah seperti mangga, pisang, apel, dsb.
Mulailah kegiatan ini jika anak sedang berminat, cukup istirahat, dan suasana hati yang gembira. Gunakan sudut ruangan yang tidak banyak perabotnya, gambar-gambar atau benda-benda lain yang bisa mengalihkan perhatian anak.

Hari pertama: mulailah menunjukkan kartu yang pertama. Misalnya kata tomat, katakan dengan jelas, “Ini bacaannya tomat”. Biarkan dia melihatnya tidak lebih dari satu detik. Kemudian tunjukkan kartu yang kedua bertuliskan pisang dan katakan, ‘ ini bacaannya pisang”. Jangan meminta anak untuk mengulangi kata yang didengarnya. Selanjutnya tunjukkanlah tiga kata lainnya dengan cara yang sama. Saat mengucapkan kata yang tertulis di karton perhatikan wajah anak. Ulangi hal ini tiga kali pada hari pertama, dengan cara yang sama. Beristirahatlah diantara setiap pelajaran paling sedikit 15 menit. Pastikan kartu yang ditunjukkan berbeda setiap kali. Pada akhir pelajaran katakan padanya bahwa ia sangat pintar

Hari kedua: ulangi pelajaran yang disampaikan hari pertama sebanyak tiga kali. Tambahkan kelompok kata kedua misalnya kelompok perabot rumah sebanyak lima kartu. Kelompok kata yang baru harus dilihat sebanyak tiga kali dalam sehari sama seperti kelompok kata yang disampaikan di hari pertama. Sehingga jumlah sesi di hari kedua adalah enam sesi.

Hari ketiga: tambahkan kelompok kata yang terdiri dari lima kartu baru, misalnya kelompok bagian tubuh. Sampai hari ketiga telah diajarkan tiga kelompok kata yang terdiri dari lima kata di setiap kelompoknya.

Hari keempat: materi yang diajarkan sama dengan hari ketiga, atau akan ditambah materi kelompok kata yang baru.

Hari kelima: materi yang diajarkan sama dengan hari ketiga, atau akan ditambah materi kelompok kata yang baru.

Hari keenam: satu kartu dibaca lima hari. Pada hari keenam satu kartu dari kelompok kata yang pertama ditinggalkan dan ditambahkan satu kartu baru yang masih masuk dalam kelompok kata tersebut.

Hari ketujuh: satu kartu dari kelompok kata yang pertama ditinggalkan dan ditambah kartu baru dalam kelompok tersebut. Demikian pula kelompok kata yang kedua ditinggalkan satu kartu dan ditambahkan satu kartu baru yang masih termasuk kelompok kata tersebut.
Demikian selanjutnya pada hari kedelapan dan seterusnya sampai masing-masing kelompok kata yang terdiri dari 15 kartu habis.

2. Tahap kedua: gabungan dua kata
Bila anak telah diperkenalkan pada kata-kata tunggal maka dia sudah siap untuk menggabungkan kata-kata itu dan membuat gabungan dua kata. Misalnya tomat merah, pisang panjang. Gabungan dua kata merupakan jembatan dari tahap membaca yang paling dasar yaitu kata tunggak ke tahap berikutnya yaitu kalimat. Pada tahap ini orangtua harus menentukan gabungan kata dari kata-kata yang telah diajarkan pada anak di tahap sebelumnya. Cara menjalankan pembelajaran di tahap ini sama dengan di tahap sebelumnya

3. Tahap ketiga: kalimat sederhana
Dalam tahap ini ditambahkan kata kerja ke gabungan dua kata dan membuat sebuah kalimat pendek yang sangat mendasar. Misalnya mama sedang melompat Di tahap ini dapat digunakan kartu-kartu kata tunggal yang telah dibuat sebelumnya, lalu buatlah beberapa kartu dengan kata ‘sedang’. Duduk dan pegang lima nama, lima kartu dengan kata “sedang” dan lima kartu dengan kata kerja. Ambil satu kartu dari setiap kelompok dan bentuklah sebuah kalimat. Misalnya: papa sedang tidur. Bacakan kalimat itu pada anak. Sekarang biarkan anak memilih satu kata dari setiap kelimpok kata dan membuat sebuah kalimat.. Selanjutnya bacakan kalimat itu padanya. Kemudian buatlah tiga sampai lima kalimat bersama-sama

4. Tahap keempat: kalimat panjang
Sekarang digunakan prosedur dasar yang sama seperti waktu kita mulai dengan membuat kalimat. Namun sekarang lebih dari tiga kata. Jadi perlu dipersiapkan kartu baru dengan kata-kata bantu seperti “sebuah”, “di”. Kalimat yang disusun misalnya mama sedang makan sebuah pisang kuning. Upayakan menyususn kalimat bergantiananatara ibu dan anak. Pelajaran membaut kalimat panjang yang baik biasanya membuat ibu dan anak berusaha untuk berlomba dalam menciptakan kalimat apa saja yang dapat berakhir dengan canda tawa, pelukan dan kegembiraan yang ramai

5. Tahap kelima: buku-buku
Sekarang anak siap untuk membaca buku yang sebenarnya. Dia sudah membaca banyak kalimat buatannya sendiri dan menguasai semua kalimat tunggal serta susunan kata-kata.
Persiapan matang yang telah dilakukan sebelumnya adalah kunci keberhasilannya dalam membaca buku yang pertama dan buku lainnya.
Kemampuannya untuk menguasai kata-kata tunggal dengan tulisan yang besar; susunan kata-kata, ungkapan, dan kalimat telah terbentuk. Sekarang ia harus mampu membaca tulisan yang lebih kecil dan jumlah kata yang lebih banyak di setiap halaman.
Sebaiknya orangtua mencarikan buku yang memuat kata-kata yang dipelajari anak; memiliki perbendaharaan kata sebanyak lima puluh sampai seratus kata; tidak berisi lebih dari satu kalimat dalam satu halaman; tinggi tulisan tidak boleh kurang dari 2 cm; teks harus mendahului dan terpisah dari gambar atau ilustrasinya.
Sebaiknya orangtua membaca buku dengan kecepatan alami, bernada gembira dan suara yang penuh ekspresi. Tidak perlu menunjuk kata yang dibaca. Bacakan buku ini dua sampai tiga kali sehari selama beberapa hari.

Keseluruhan program yang meliputi lima tahap pada umumnya akan berlangsung selama delapan bulan.
namun ada proses pembelajaran yang dilaluinya: bayi memperhatikan kata yang ditunjukkan padanya dan mendengarkan suara orangtua yang menyebutkan kata yang tertulis.
Fungsi otak untuk melihat dan mendengar bekerja dengan baik. Selanjutnya dengan pengulangan yang berkesinambungan melalui conditioning, anak mengingat dalam memory nya kata-kata yang didengarnya. Sehingga kemudian ia mampu merecallnya kembali pada tahapan menyusun kalimat sederhana maupun kalimat panjang.
Didukung oleh keceriaan yang diupayakan orangtua membuat anak mampu mempertahankan semangat belajarnya. Disamping ini dapat menjadi aktivitas mothering yang menyenangkan.Berkaitan dengan kontennya pengenalan pada kata-kata tunggal membuat anak mampu memahami penggabungan dua kata atau lebih.
Dan pengenalan pada kosa kata yang beragam memungkinkan anak untuk mengenal segala sesuatu yang berada di sekitarnya secara lebih mudah

buah naga..

Filed under: hidup sehat!!

BUAH NAGA

aku tuh kenal buah naga/pitaya/dragon fruit dari ibu ku waktu aku hamil talitha dulu..
awalnya karena di suruh,lama-lama jadi doyan,hahaha..
manfaatnya banyak banget lho..
apalagi buat ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan zat besi agar perkembangan otak bayi berkembang baik,khususnya dalam hal memori..

Jenis buah naga ada empat macam, pertama buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).

beberapa khasiat buah naga,antara lain:

1. dengan kandungan air sampai 80%,vit c dosis tinggi, serat, kalsium, zat besi, fosfor baik menurunkan kolesterol, menurunkan kadar lemak, serta merawat yang diabetes mellitus

2. Untuk penyeimbang kadar gula darah, kandungan fitokimia bisa menangkal/pencegah kanker, pelindung kesehatan mulut

3. pencegah pendarahan, dan obat keluhan keputihan.

4. mencegah kanker usus, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, menguatkan daya kerja otak,kandungan karotein bisa merawat mata/meningkatkan ketajaman mata, serta sebagai bahan kosmetik.

5. Mengobati sembelit, Mengobati Hypertensi, Memperhalus kulit wajah

6. Meningkatkan daya tahan

7. buah naga merah mengandungi protein yang mampu mengurangi metabolisma badan dan menjaga kesihatan jantung

buah naga mengandung:serat,karotin (untuk kesehatan mata, menguatkan otak dan menghalang penyakit),kalsium (menguatkan tulang) dan fosferos.

Buah naga juga mengandung zat besi untuk menambah darah,vitamin B1,vitamin B2 (untuk menambah selera),vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menjaga kehalusan kulit serta mencegah jerawat).

buah naga harganya relatif mahal (bagi keluarga ngontrak seperti kami,hehehe..ya karna masih ada buah yang lebih murah seperti pepaya,hahahaha).
tapi seperti yang pernah aku bilang sebelum-sebelumnya kalo masalah kesehatan itu emang ga murah..
bisa murah kalo pola hidup kita bagus, tapi akan sangat mahal kalo pola hidup kita kacau.. :)

aku si bukan tipe orang yang setiap hari tersedia buah naga di dalam kulkas,karna bukan masuk dalam budget bulanan,hehehe..
tapi kalo lagi belanja,lihat ada buah naga dan di dompet ada dana,suka beli juga kok.
toh buahnya banyak manfaat..
hehehe..

talitha pernah di kasih juga.. talitha mah emang suka buah :p

produk plastik yang aman??

Filed under: hidup sehat!!, babies..

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?

#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.
 
#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
 
#4. LDPE (low density polyethylene)
biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

#7. Other (biasanya polycarbonate)
bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

talitha sakit,,

Filed under: my baby..

talitha sakit demam,ini udah masuk hari ke-4,sudah jauh lebih baik dari 3 hari sebelumnya..

kenapa talitha bisa demam?

1.tumbuh gigi yang kedua (padahal gigi yang pertama ga pake acara demam..) 

2.kecapekan!! setelah hari sebelumnya seharian ngikut bubar malta ampe malem

3.cuaca bandung yang sangat tidak bersahabat,dan tidak mengizinkan baby drop walo hanya sedikit aja!!

 

duuhh..

rasanya energi,pikiran,hati terkuras semua..

sedih ngeliat talitha yang ga mau mam karena gusinya lagi ngilu..

sedih ngeliat talitha yg lemes,jadi manja,dan ga ngoceh ataw teriak-teriak..

 

tapi untung td malam sudah mulai kembali sehat..

kemaren udah ke dokter, dapet vitamin biar talitha nafsu makan.

ada jadwal pijet bayi juga, tapi nunggu udah ga demam lagi..

 

ini bener-bener yang namanya ibu!!

rasanya tuh:ya ALLAH,lebih baik aku saja yang merasakan ketidaknyamanan itu, jangan putriku yang masih bayi..

 

pas hari pertama talitha sakit,aku masih puasa.. tapi karena dia ga mam,cuma mau nen,jadi hari kedua talitha sakit aku ga puasa dulu. ningkatin kualitas ASI ku biar talitha cepet sembuh..

dan sampai sekarang suamiku belum ngizinin aku puasa. walo talitha mulai sembuh, aku baru boleh puasa kalo talitha SUDAH BENAR-BENAR SEMBUH..

 

kemaren talitha sudah mau makan. aku n dimas beliin makanan baby produk gerber yang buah n sayuran. kalo daging-danging bisi khawatir,hahaha.. alhamdulillah talitha suka. 

kemaren sore juga talitha sudah mau makan pisang..oiya,sebelumnya kan makan buah naga. pupnya ada item2 yang di buah naga itu,hahaha..pupnya bermotif :)

 

 

doain talitha kembali bersemangat ya..

hehehe.. 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M